← Pembelajaran & Kurikulum

Opini parents soal Koordinator Kelas

Soraya Eva· 20/8/2026
Kadang-kadang lihat di sosial media, ternyata banyak parents yang kurang suka adanya Koordinator Kelas bahkan ada yang sengaja cari sekolah tanpa Koordinator Kelas. Kalau parents disini termasuk yang pro atau kontra dengan adanya Koordinator Kelas? Kalau saya pribadi justru senang sekali dengan Koordinator Kelas meski bukan pengurus, karena merasa terbantu terutama saat masih kerja 9-5.

Balasan · 12

Titut Ayu Gumilang
20/8/2026
Kebetulan saya korlas saat ini, beberapa stigma buruk itu terbentuk saat korlas tidak dapat diajak kerjasama dengan orang tua lainnya tp sebenernya korlas akan membantu memberikan berbagai informasi di sekolah anak.
Nindya Wardhani
20/8/2026
Kalau saya merasa terbantu dengan keberadaan korlas. Alhamdulillah di beberapa sekolah yang anak saya ikuti, dikelilingi sama ibu-ibu yang baik, jadi kurang relate dengan drama korlas yang sekarang cukup sering saya baca di social media.
Sally
20/8/2026
Meski beberapa kali diajakin principal untuk jadi korlas, tetap menolak. Saya kagum dan berterimakasih sama mommies yang aktif dan senang ke sekolah. Korlas mesti ada sih, untuk koordinir sesuatu yang tidak selalu mudah untuk dilakukan semua parents
Peni Prabawati
20/8/2026
Mungkin yang korlas patologis tidak semua ya, sejauh ini pengalaman saya ada korlas sangat membantu ibu yang tidak dapat banyak berkontribusi dalam kegiatan sekolah, komunikasi efektif penting untuk menjaga hubungan korlas dengan wali murid lain sehingga tidak membuat wali murid kurang nyaman sampai mengusulkan tidak ada korlas.
Sielvi
20/8/2026
Korlas itu kalo berfungsi bener menurut aku sah2 aja ada, tapi yang males itu kalau korlas cuma mau jadi korlas buat dapetin info terdepan dari sekolah n guru( apalagi terkait tugas, tujuan biar anak jd terdepan jg) share info telat. Tapi kadang kasihan sama korlas kalau ibu2 di kelasnya sudah mulai drama 😅. Semua itu pernah saya alami karena banyak teman saya yang jadi korlas. Kalau buat saya sih korlas itu of course membantu dong, apalagi korlas yang tipenya gerak cepat dan helpful 🤩🤩
Dinda
20/8/2026
Kebetulan korlas di SD anakku sangat helpful dan tidak memaksakan kehendak. Sistem di sekolahku ada uang kas yang jumlahnya ditentukan bersama, digunakan sesuai kebutuhan dan tidak pernah ada penambahan. Jadi selama setahun kita aman diatur oleh korlas.
harinnita detta
20/8/2026
saya di sisi yang sebenarnya ga perlu ada korlas2an..selain sekolah nanti akan condong 'menilai lebih' anak korlas juga membatasi kreatifitas anak karena terlalu dibantu orang tua
Rizka ayu prasetya
20/8/2026
Kalo POV ku selama korlas to the point, fair dan komit sama tanggung jawab mereka. Aku merasa sangat terbantu, aku jadi tinggal transfer aja mereka sudah bantu mewakili 🙏🏻 Terkadang banyak ortu yang ga sempet juga untuk bisa interaksi satu sama lain, jadi dengan adanya korlas cukup membantu ya
Friska Ruslim
20/8/2026
Ketika aku masih bekerja full time, class mom or korlas itu sangat membantu sekali. Apalagi kalau korlas-nya yang sangat aktif ya, misalkan membantu mengingatkan para ortu lainnya mengenai tugas dan aktivitas sekolah. Setelah 3 tahun hanya menjadi observer, akhirnya tahun ini aku step up untuk menjadi class mom di sekolah anakku. So far sih no drama ya karena aku juga menjaga batasan dan bersifat profesional. Hopefully bisa begitu seterusnya. :)
Disa Maharani
21/8/2026
Untuk aku yang memiliki limited capability buat selalu memantau update tentang kegiatan kelas dan sekolah, adanya korlas sangat membantu (karena kebetulan korlasku sangat bisa diandalkan), selama peran korlas masih bekerja sesuai konteksnya (dalam hal ini related to update tugas kelas, kegiatan sekolah, etc). Yang aku kurang setuju, apabila korlas cenderung pushy untuk hal2 yang kurang esensial dan tidak berhubungan dengan sekolah (iuran siswa atau untuk memberi kado guru etc), karena tidak semua wali murid memiliki kemampuan yang sama rata.
Raisa Nafila
23/8/2026
Buatku biasa aja, kalo dipandang sebagai hal positif mungkin bisa jadi sumber informasi. Tapi kalo merasa ga mau terlalu attach, bisa dikasih batasan aja seperlunya kita menyerap informasinya, Kalo masih sebatas informasi ttg jadwal anak, reminder acara, dsbnya buatku masih ok kok.
Rara
24/8/2026
Menurut saya ada nya korlas sesuai situasi dan kebutuhan masing-masing sekolah ya. untuk anak pertama yang SMA, menurut saya korlas penting banget buat saya yg suka kurang update. Dengan 1 angkatan ada 9 kelas dan setiap kelas kurleb 30 anak, dengan banyak nya kegiatan dan event di sekolah nya, korlas sangat membantu meneruskan informasi dari sekolah & pomg ke parents. Wali kelas juga sangat terbantu dengan ada nya korlas. Kegiatan POMG dalam mendukung event murid juga sangat besar, seperti funding pencarian sponsor sampai acara sosial sekolah. Dengan ada nya korlas kita parents bisa lebih update. Sedangkan di sekolah anak kedua yang SMP saat ini tidak ada korlas. 1 angkatan hanya ada 2 kelas total ga sampai 50 siswa. Setiap kelas ada 2 homeroom teacher dan ada admin academic dari sekolah, biasanya setiap informasi, kegiatan dan event langsung disampaikan oleh homeroom teacher dan admin. Setiap bulan juga parents mendapat newsletter yg berisi info dan kegiatan stedents. Ada sistem LMS yg bisa di akses masing2 parents untuk memantau kegiatan nilai maupun tugas anak nya. Jadi memang tidak ada kebutuhan adanya korlas.