Pengalaman Menitipkan Anak di Daycare
Sebagai ibu bekerja, sejak awal kehamilan aku sudah berencana menitipkan anak di daycare setelah maternity leave. Namun, akhirnya, baru mulai menitipkan anak saat usia 10 bulan, dan menurutku itu merupakan pilihan yang tepat.
Aku memilih daycare karena anak bisa bersosialisasi dengan teman seusianya sejak dini. Selain itu, daycare juga menyediakan kegiatan belajar yang dapat mendukung perkembangan anak, sehingga bukan hanya sebagai tempat penitipan.
Tetapi, daycare juga memiliki kekurangan, seperti risiko anak tertular penyakit dari anak lain dan kekhawatiran mengenai pengasuhan karena orang tua tidak dapat mengawasi secara langsung. Meski begitu, bagiku manfaat daycare cukup membantu karena aku tetap bisa bekerja sekaligus memastikan anak mendapatkan pengasuhan dan kegiatan yang sesuai.
Menurut kalian, apakah manfaat daycare lebih banyak dibandingkan kekurangannya, khususnya bagi ibu yang bekerja?
1 balasan
Anak aku yang pertama juga anak daycare, dan aku sangat tidak menyesal, dia jadi anak yang jauh lebih mandiri.. yang paling terlihat ketika masuk usia sekolah, jadi lebih mudah dan sangat bisa bersosialisasi dengan lingkungan..

